Menko Perekonomian: Tanpa Antivirus Corona, Kita Hanya Menunggu Nasib

44

Jakarta – Pemerintah Indonesia tidak bisa menutupi kekhawatirannya tentang coronavirus yang sampai saat ini belum juga bisa tertangani. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengkhawatirkan jika antivirus Corona tidak segera muncul, maka semua negara dan masyarakat di seluruh dunia hanya tinggal menunggu nasibnya.

“Karena kalau tanpa antivirus tinggal tunggu nasib saja semuanya. Tergantung dari daya tahan tubuh masing-masing,” ujar Airlangga Hartarto di Jakarta, Senin (3/2) sebagaimana dilaporkan Antara.

Airlangga Hartarto berharap vaksin atau antivirus untuk menyembuhkan wabah Virus Corona bisa segera keluar, agar wabah tersebut dapat segera dihentikan.

“Corona virus lagi kita kaji mengingat belum ada formulanya. Belum ada negara yang mengeluarkan roadmap atau pedoman, sehingga berbagai negara masih menunggu dan melihat efek dari Virus Corona. Sekarang semua negara melakukan pencegahannya saja,” kata Menko Perekonomian dalam Seminar Nasional “Membangun Optimisme dan Peluang di Tengah Ketidakpastian” yang digelar di Wisma Antara.

Menurut Menko Perekonomian, pencegahan tersebut dilakukan dengan cara masyarakat yang berkunjung ke China tidak boleh masuk atau kembali ke negaranya, mengingat Virus Corona ini mediumnya bermacam-macam.

Sebelumnya Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memutuskan melakukan penundaan penerbangan dari/ke seluruh destinasi di China, tidak termasuk Hong Kong dan Macau, hingga batas waktu yang akan ditentukan kemudian.

Penundaan berlaku mulai Rabu, 5 Februari 2020 pukul 00.00 WIB. Keputusan tersebut diambil sehubungan dengan perkembangan wabah Virus Corona akhir-akhir ini menyusul peningkatan skala epidemik virus corona dan status darurat global yang ditetapkan WHO dan sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo dalam Rapat Terbatas Minggu.  Jaga Kuota Masker ……………………Baca Selanjutnya Disini

(Adm).

Sumber : trenasia.co

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Read previous post:
Gunakan CEISA 4.0, Bea Cukai Diharapkan Lebih Responsif

Jakarta – Centralized Integrated Inter-Connected Automated (CEISA) 4.0 diharapkan menjadi pengendali bagi penentuan arah kebijakan baik di Direktorat Jenderal Bea...

Close